Jagat Play
Industri game global kehilangan tokoh legendaris yang turut membentuk dua franchise FPS terbesar di dunia. Vince Zampella dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan mobil pada Minggu sore (21/12) waktu setempat. Insiden ini disampaikan oleh NBC Los Angeles dan terjadi di Angeles Crest Highway, California.
Berdasarkan keterangan dari California Highway Patrol yang dikutip oleh TMZ, kecelakaan tersebut merupakan insiden tunggal yang terjadi sekitar pukul 12:45 siang. Dua orang ketika itu berada di dalam kendaraan, dan keduanya dinyatakan meninggal dunia. Laporan menyebut mobil yang dikendarai Zampella keluar jalur dan menabrak pembatas beton, menyebabkan penumpang terlempar keluar kendaraan, dan mobil kemudian terbakar ketika Zampella masih terjebak di dalamnya. Penumpang lainnya meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.
Vince Zampella dikenal luas sebagai salah satu figur paling berpengaruh di industri game modern, terutama untuk genre FPS. Beliau merupakan pendiri Infinity Ward dan kreator dari franchise legendaris Call of Duty. Setelah meninggalkan Infinity Ward pada 2010, ia mendirikan Respawn Entertainment yang kemudian melahirkan Titanfall, Apex Legends, serta seri Star Wars Jedi di bawah naungan Electronic Arts. Sejak 2021, ia juga dipercaya memimpin arah pengembangan franchise Battlefield.
Dalam pernyataan resminya, EA menyebut kepergian Zampella sebagai kehilangan yang “tak terbayangkan” dan menegaskan besarnya dampak terhadap industri ini sepeninggalnya. EA menyoroti perannya sebagai pemimpin, kreator visioner, dan sosok yang membentuk arah hiburan interaktif modern serta menginspirasi jutaan pemain dan developer di seluruh dunia.
Vince Zampella meninggal dunia pada usia 55 tahun dan meninggalkan tiga orang anak. Semoga franchise Battlefield ke depannya masih mampu hasilkan titel yang berkualitas seperti BF6 tanpa adanya pengaruh positif dari Zampella, dan tidak kembali mundur ke era BF2042.
Comments
More Articles
Netflix Sebut Warner Bros Games “Tidak Punya Nilai” Dalam Akuisisi Mereka
Silent Hill 2 Remake Dapatkan Rating ESRB di Xbox
Gameplay GTA 6 Terlihat via Bocoran Video Pendek
Animal Crossing: New Horizons Siapkan Update Besar & Versi Switch 2
Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik
Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan
Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin
Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025
Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik
Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan
Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin
Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu
Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik
Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo
Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!
Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!
© JagatReview | 2010-2026